INSPIRATION and MOTIVATION

IDENTITAS SURGAWI

Posted on Updated on

image

IDENTITAS SURGAWI. Pernahkah bertanya pada diri sendiri, “Siapakah aku ini?”. Sudahkah identitas sebagai murid Kristus, anak Tuhan, menancap kuat pada diriku?”.

Masyarakat cenderung menilai kekristenan kita melalui perbuatan sehari-hari, dan yang dicari-cari adalah kelemahan dan kesalahan yang kita buat. Jika ditemukan sesuatu, maka kesalahan itu serta merta menjadi bintang utama yang disorot lampu terang benderang supaya semua orang dapat melihat. Sudah cukup sering kita mendengar kalimat, “percuma ke gereja, percuma Kristen, percuna pelayanan dsb” sebagai reaksi dari tindakan yang dianggap tidak boleh dilakukan seorang Kristen. Bukan hanya dari orang yang belum percaya, tetapi sedihnya… Termasuk dari mereka adalah orang percaya. Kabar gembiranya adalah, reaksi tersebut secara tak langsung telah mengklaim bahwa Kekristenan dianggap sebagai ajaran yang benar dan suci.

Mari kita mulai belajar jujur pada diri sendiri dengan mempertanyakan pada diri sendiri, apakah yang telah kulakukan selama ini. Saya merangkum beberapa ciri orang Kristen Sejati antara lain sbb:

1. Masa lalu yang buruk akan menjadi kesaksian yang membawa kebaikan.
2. Kamu akan sadar untuk hidup dalam kebenaran.
3. Kamu akan bangkit diatas setiap keadaan/ masalah.
4. Menyadari bahwa kekuatanmu adalah dari Tuhan.
5. Menghasilkan 9 Buah Roh dalam hidupmu. Kasih, Sukacita, Damai Sejahtera, Kesabaran, Kemurahan, Kebaikan, kesetiaan, Kelemahlemhutan, dan Penguasaan Diri.

Yukkk introspeksi sejenak.

Efesus 2:10  Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya.

Iklan

Godfidence

Posted on Updated on

image

Percaya diri merupakan salah satu  faktor terpenting dalam berbagai kegiatan di dalam bermasyarakat. Sehingga tidak heran bila Percaya Diri merupakan salah satu produk ilmu yang bisa  dijual di  Pusat Pelatihan Kepribadian.

Belajar dan menambah ketrampilan itu sah-sah aja, dan ingatlah untuk tidak menjadi sombong dan terlalu percaya diri bila sudah pintar. Berhati-hatilah jangan sampai percaya dirimu melampui kepercayaan pada Tuhan, karena akhirnya akan melukai  bahkan menghancurkan diri sendiri.

Orang yang percaya diri sering sekali sangat tergantung pada pengetahuannya,  kepintarannya dan pengalamannya. Padahal seharusnya ia bergantung dan takut kepada Tuhan karena Dialah awal dari segala pengetahuan.

Amsal 3:5  Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri.

KAMUPUN DULU ADALAH SEORANG PENDOSA

Posted on Updated on

image

 

Kadang-kadang ada waktu ketika kita merasa tidak tahan untuk merasa geram tidak bisa menahan diri untuk merasa geram melihat ketidakadilan yang terjadi disekitar kita.  Perasaan sedih dan dari mulut berontak ingin mengeluarkan kata-kata kutukan. Aku yakin semua orang pernah mengalaminya.

Merasa sedih, marah dan benci adalah reaksi yang wajar. Masih termasuk kategori manusiawi asal jangan berlebihan dan Tuhan tidak ingin kita melakukannya. Yang Dia inginkan adalah agar kita semua memberikan pengampunan. Dia ingin kita belajar menerima sakit dengan lapang dada, kemudian Dia akan memampukan kita untuk mengampuni. Jika berhasil, maka ada satu pembaharuan dalam diri kita sudah terjadi.+

Kolose 3:5-8

Karenaitumatikanlahdalamdirimusegalasesuatu yang duniawi, yaitupercabulan, kenajisan, hawanafsu, nafsujahat dan jugakeserakahan, yang sama denganpenyembahanberhala,
semuanya itu mendatangkan murka Allah [atas orang-orang durhaka].
Dahulu kamu juga melakukan hal-hal itu ketika kamu hidup di dalamnya.
Tetapi sekarang, buanglah semuanya ini, yaitu marah, geram, kejahatan, fitnah dan kata-kata kotor yang keluar dari mulutmu.

 

Damai Sejahtera bagimu…

JANGAN SALAH MEMFOKUSKAN PERHATIAN

Posted on Updated on

image

Bagi yang senang nonton film action yang tembak-tembakan, pasti tau stragegi mengalihkan perhatian. Ternyata banyak hal loh di dunia ini, yang berusaha mengalihkan perhatian kita supaya tidak terfokus pada Tuhan.

Pengalih perhatian biasanya berupa uang, hobi atau orang lain (lawan jenis). Bagi orang-orang berduit, mungkin hobi baru dengan membeli barang-barang mewah menjadi kepuasan tersendiri yang sangat membanggakan. Sedangkan bagi para jomblo, seseorang yang menarik sangat mungkin menjadi pusat perhatiannya sehingga ia tidak lagi fokus pada apa yang menjadi tanggung jawabnya. Banyak orang yang sudah terjebak disana-sini, mungkin termasuk aku sesekali. Jadi, berhati-hatilah…Pengalih perhatian memang selalu bersifat menarik dan menjanjikan.

Ada 4 hal yang harus kita aware ketika bertemu dengan hal-hal baru yang menarik perhatian:

  • Janganlah terlalu mudah tergoda dan terhanyut sehingga menaruh kepercayaan yang besar.
  • Janganlah memandangnya sebagai sumber kebahagiaan
  • Janganlah menjadikannya sebagai harapan masa depan
  • Janganlah menginginkannya melebihi Tuhan.

Cukup banyak contoh orang hebat di Alkitab  yang jatuh akibat perhatiannya teralih dari Tuhan. Daud oleh Batsyeba. SIMSON oleh Delila. Yudas demi uang perak.

Kita tidak bisa hidup dengan mengutamakan 2 hal dengan porsi yang sama. Tidak ada yang boleh melebihi perhatian kita kepada Tuhan, Dialah seharusnya menjadi pusat perhatian.

Amin.

TERTANAM [PLANTED]

Posted on Updated on

image

Semua jenis tanaman akan tumbuh subur dan berbuah lebat apabila ia tertanam di tanah dan iklim yang pas dan cocok untuknya. Bila tidak, tumbuhan itu akan berjuang setengah mati untuk hidup, dan akhirnya tidak akan menghasilkan apa-apa, kemudian mati. Misalnya tanaman bunga Mawar, bila ditanam dipinggir pantai, atau tanaman kaktus ditanam dipuncak gunung bersalju, tentunya akan sulit untuk hidup apalagi berbunga.

Kondisi kehidupan rohani seseorang bisa dijabarkan seperti itu. Ia harus tertanam di gereja yang cocok untuknya, menghisap unsur-unsur didalamnya, sehingga ia tumbuh besar dan kuat. Mungkin selama ini kita telah melihat banyak orang, atau mungkin kita sendiri, datang dan pergi, atau berpindah-pindah dari satu gereja ke gereja lain selama bertahun-tahun dan tidak pernah menemukan gereja yang cocok. Secara pribadi, aku mengalami hal itu yaitu berkeliling dari gereja ke gereja sebelum menemukan gereja tempatku berbakti, itu hanya dalam beberapa bulan pertama setelah dibaptis. Setelah itu, aku senantiasa beribadah, menerima dan menyerap makanan rohani yang disediakan, mendukung visi gereja dan melayani sampai sekarang.

Aku menuliskan ini bukan karena mengganggap kerohanianku sudah bagus dan sempurna, Tetapi aku sedih mendapati beberapa dari teman-teman yang tidak mampu untuk duduk bersama dan sharing seputar kerohanian untuk memberkati satu sama lain, padahal rata-rata sudah jauh lebih lama bergereja. Mereka akan menjadi kelompok yang sepertinya tersingkir, padahal tidak. Kerohanian yang bertumbuh adalah hasil dari keputusan dan perbuatan. Tuhan memberikan kita keselamatan dan kesempatan untuk bertumbuh melalui hamba-hamba dan gereja yang dipilihNya.Jadi jika ingin bertumbuh dan berbuah, marilah kita lihat, sudah sejauh mana kita tertanam di gereja tempat kita beribadah saat ini. Bila setelah bertahun-tahun hidup masih sama seperti sebelum bertobat, apa artinya? Jika kita masih belum mengalami perubahan karakter, apalagi perubahan hidup,  Maka kita harus bertanya pada diri sendiri, buat apa sih ke gereja? Orang yang sulit tertanam akan sangat rugi, ia sulit bertumbuh secara rohani karena sulit mencerna ajaran Firman Tuhan yang disalurkan  melalui gerejaNya.

Untuk menumbuhkan sisi kerohanian dalam hidup seseorang, ia harus terlibat dalam beberapa hal. Contohnya :

  • Rajin dan setia beribadah
  • Dilayani, digembalakan dan dimuridkan.
  • Mendukung visi dan misi gereja
  • Melayani sesama dalam Komunitas.
  • Mengambil bagian dalam pelayanan
  • Tunduk dan taat pada otoritas kepemimpinan
  • Terlibat aktif dalam program-program yang relevan [dengan talenta/karunia/pelayanannya].

Tapi meskipun seserorang terlibat dengan hal-hal diatas, rohaninya tetap akan mengalami kebolongan, bila dalam kehidupan sehari-hari ia tidak memelihara satu unsur terpenting, yaitu Tuhan. Gereja hanyalah berupa fasilitas yang membantu kita bertumbuh, tapi kita sendirilah yang menentukan pertumbuhan kita. Ibarat semua tanaman yang tumbuh ke atas ke arah datangnya sinar matahari, tidak peduli di tanah dan iklim ditempatnya tertanam, demikian juga kondisi jemaat di akan tumbuh bila berfokus kepada Tuhan, tidak peduli dari gereja mana ia tertanam.

Jadi selain kita mendapatkan unsur-unsur makanan dari gereja, kita secara pribadi juga harus:

  • Hidup fokus pada Tuhan
  • Memelihara hubungan pribadi yang semakin erat dengan Tuhan dari hari ke hari
  • Menghormati Tuhan dengan melakukan perintahNya
  • Mengasihi Tuhan dengan menjauhi laranganNya.

Tanpa hal-hal tersebut diatas. Rohaninya akan kurus kering, kurang gizi, dan akhirnya mati. Ia akan ketinggalan dari teman-temannya yang melesat maju dengan satu Roh. Mari kita berinstropeksi dan  bertumbuh bersama-sama sehingga hidup kita menjadi berkat. Jika hidup kita bisa membuat orang lain diselamatkan, maka nama Tuhan akan ditinggikan. Amin.

Mazmur 92:13-14  (92-14) mereka yang ditanam di bait TUHAN akan bertunas di pelataran Allah kita.
(92-15) Pada masa tua pun mereka masih berbuah, menjadi gemuk dan segar,

Jiwaku MerindukanMu

Posted on Updated on

image

Sebuah Puisi yang ditulis disaat sedih dan khawatir, terjemahannya:

 

Jiwaku merindukan Engkau

Rindu bersamaMu…hanya denganMu…

Disaat hatiku senang atau gelisah…

Engkaulah satu-satunya hal yang kuketahui…

Membawa kesegaran dengan kehadiranMu …

Dan memperbaharui jiwaku dengan Kebaikan…

Kupuji NamaMu ditempat Maha Tinggi…

Amin…

Ketika kita tidak menemukan jawaban, tidak usah bingung. Satu pintu keluar yang pasti adalah mencari dan tinggal didalam hadiratNya. Maka kekhawatiran akan pergi digantikan dengan Damai Sejahtera.

Jagalah agar Hatimu tetap baik, karena kita punya Tuhan yang baik.

 

Mazmur 107:9

Sebab dipuaskanNya jiwa yang dahaga, dan jiwa yang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan.

 

Salam Sejahtera,

 

 

SATU VISI

Posted on Updated on

 

image

 

.
Hubungan manusia, baik itu antara 2 orang atau lebih, biasanya disatukan oleh 1 kesamaan visi, misalnya melalui pekerjaan, hobi, pelayanan dll. Dalam sebuah hubungan, konflik adalah hal yang lazim terjadi dan mudah diselesaikan dengan saling pengertian. Tetapi bila yang konflik mulai dipicu oleh perbedaan visi, maka perpecahan tidak dapat dihindari. Satu mau ke kanan, lainnya mau kekiri.

Seperti sebuah mesin digerakkan oleh roda-roda gigi yang ada didalamnya, masing-masing mempunyai perannya dengan berbagai ukuran yang berbeda. Kerjasama yang baik membuat keseluruhan rangkaian berputar dengan lancar karena mempunyai satu tujuan, yaitu   supaya mesin itu jalan.

Kita sebagai umat Tuhan, tetap harus bersatu dalam VISI, yaitu menjadi tubuh Kristus dengan peran kita masing-masing, dan setia sampai waktuNya tiba.

1 Korintus 1:10  Tetapi aku menasihatkan kamu, saudara-saudara, demi nama Tuhan kita Yesus Kristus, supaya kamu seia sekata dan jangan ada perpecahan di antara kamu, tetapi sebaliknya supaya kamu erat bersatu dan sehati sepikir.