DIMANAKAH POSISI TUHAN DIHIDUPMU?

Posted on Updated on

image

Ketika kita merasa bahwa hidup kita selalu kekurangan, kurang bahagia, kurang kaya, kurang cakep, kurang kurang dan kurang, pasti ada sesuatu yang salah, terutama bagi yang orang sudah mengalami perjumpaan dengan Kristus. Jika demikian yang terjadi, mungkin kita harus memeriksa kembali  dimana kita meletakkan posisi Kristus didalam hidup kita. Persoalan ini terjawab melalui kotbah salah satu saudara rohani yang diurapi Tuhan, melalui kotbah beliau di GMS Unity pada tanggal 15 Maret 2015.

Bapak Adrian Sarwono mendapatkan impresi dari ayat Yohanes 4:4-25, ketika sedang melayani di China. Mungkin saat itu beliau kelelahan (mungkin ya, karena beliau tidak mengatakan begitu), sehingga Tuhan kembali bertanya kepadanya, “sampai disini sajakah langkahmu? sudah capekkah?). Dari pendalaman ayat-ayat tersebut, beliau menyimpulkan bahwa ada 4 Posisi untuk Kristus di hati manusia, antara lain:

  1. Sebagai ORANG ASING, sosok yang tidak dikenal bahkan enggan untuk menyapa. Seperti sikap perempuan Samaria yang menjawab,”masakan engkau orang Yahudi, minta minum kepadaku, orang Samaria?”. Ini menggambarkan kehidupan jemaat yang tidak bergaul dengan Tuhan, yang malas berdoa dan bersaat teduh. (ayat
  2. Sebagai TUAN,  berbicara tentang sosok yang memberkati dan memenuhi kebutuhannya.  Menggambarkan kehidupan jemaat yang isi doanya minta berkat melulu.
  3. Sebagai NABI,  sosok yang mempunyai jawaban atas setiap permasalahan. Menggambarkan kehidupan jemaat yang mencari Tuhan bila terjadi masalah dalam hidupnya.
  4. Sebagai KRISTUS, Sang Mesias yang mengubahkan hidup menjadi sempurna. Menggambarkan kehidupan jemaat yang hidupnya menjadi Saksi dan memberkati banyak jiwa.

Perempuan Samaria  itu bukanlah manusia yang sempurna, ia hidup dalam kenistaan dan direndahkan. Tidak mempunyai percaya diri ataupun harga diri sehingga ia memilih untuk mengambil air ditengah hari, dimana sumur sedang sepi. Tetapi ketika tetapi ketika ia mengerti siapa Kristus dan menerima kebenaran itu, ia memperoleh air hidup, ia mulai mengabarkan kabar keselamatan tanpa rasa malu.  Tuhan memakai hidupnya untuk menyelamatkan banyak orang.

Rahasia mendapatkan Air Kehidupan adalah memposisikan Tuhan sebagai Tuhan. Bahwa ketika kita melakukan sesuatu bagi Dia. Bukan karena Dia butuh, tetapi karena  Dia menginginkan kita semua beroleh Air Kehidupan itu sehingga kita tidak lagi menjadi kering, tetapi hidup kita menjadi penuh didalam Dia.
BACAAN: Yohanes 4:4-25

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s