DIA MENCINTAIKU.

Posted on

Sejak kata “GALAU” ditemukan, kita mulai sering melihatnya terpasang pada status sosial media para jomblo-er. Bingung ketika weekend tiba. Harus kemana bila pacar-pun tidak ada. Seiring pertambahan usia, kepanikan semakin melanda. Pertanyaan “Kapan Kawin” semakin mengintimidasi sampai bertalu-talu di kepala. Benar-benar membuat galau terutama bagi  wanita yang  memasuki “usia panik”, yang menurut istilah teman-temanku diperuntukkan kepada wanita jomblo yang berusia 30 tahun ke atas.

Jadi nih.. ada satu perjalanan mencari cinta yang sangat begitu amat pada suatu sore. Temanku yang datang dan mengenalkan seorang wanita muda kepadaku untuk  membantunya memecahkan persoalan yang sedang dihadapinya. Usianya sekitar 30an dan… cantik! Persis seperti yang aku jabarkan diatas, ia sedang galau – pada level maksimal. Ia mengalami kepahitan mendalam terhadap beberapa hamba Tuhan, dan juga terhadap  mantan pacarnya yang telah menipu uangnya. Tapii… juga sekaligus merasa malu luar biasa dan membawa “aib” karena belum menikah di umur sekian. Tetapi 2 masalah itu tidak mungkin bisa diselesaikan sekaligus, harus diselesaikan satu persatu. Setelah ngobrol lama, kami tidak mencapai titik temu. Aku menyarankan dia memulihkan diri dulu, sedangkan dia maunya cari jodoh dulu. Aku menegaskan bahwa dia tidak akan berhasil menjalin hubungan apapun apabila jiwa roh-nya masih terluka dan kepahitan. Ia dengan keras segera menentang dan berkata bahwa fokusnya adalah segera menikah, ia tidak peduli dengan hal lainnya. Keinginannya mencari pendamping begitu menggebu-gebu. Meskipun dia menyatakan siap cerai asal kawin, dia tetap menginginkan lelaki yang tinggi cakep dan mencintainya. Dan secara terus terang dia ingin aku mengenalkan komunitas-komunitas lelaki jomblo digerejaku. Nah lo!!! Piye tohh?? Sejak kapan aku jadi mak comblang?

Let me tell you, girls yang masih jomblo-jomblo… Bahwa kamu bisa kok memiliki satu-satunya cinta sejati yang membuatmu utuh. Pemiliknya adalah Tuhan.  Cinta Tuhan bisa diibaratkan bagaikan cinta seorang pemuda yang siap sedia melakukan apapun untuk gadis yang dicintainya. Memastikan bahwa semua baik-baik saja dengannya, meskipun si gadis  belum atau tidak tau bahwa  ia dicintai. Bisa diumpamakan dengan cinta orang tua kepada anaknya, yang lembut sekaligus tegas, yang melindungi sekaligus menghajar bila diperlukan. Bisa diumpakan dengan cinta seorang sahabat yang setia menemani dan melakukan berbagai hal  susah senang bersama-samaCinta Tuhan adalah sebuah cinta yang sulit diungkapkan, karena IA ADALAH SEGALANYA TENTANG CINTA. Cinta itu telah diberikanNya kepada kita bahkan sebelum kita layak menerimanya. Tidak percaya? Ini buktinya:

unnamed

  1. Seseorang yang tulus dan benar-benar mencintai pasti mengenal segala seluk beluk orang yang dicintainya, sifatnya, kebiasannya, cara berpikirnya, hobinya dan lain lain.  Apalagi Tuhan, Ia tahu dan mengenali kita jauh melampaui siapapun, Ia bahkan mengetahui apa yang kita perbuat siang dan malam. Mengapa? Karena Ia yang menciptakan kita dan memelihara sejak dalam kandungan, dan yang merencanakanhidup bagi kita selengkap kebutuhan, kesulitan, dan penderitaan kita, termasuk merencanakan pemeliharaan, pengampunan, keselamatan, dan pengudusan kita (Maz 139:1-21)
  2. Ia mengampuni dosa kita, yang paling berat sekalipun, seperti halnya Ia mengampuni Barnabas, penjahat yang disalibkan bersama-sama dengan Dia. Seperti ia mengampuni Yudas, yang telah mengkhianatiNya, termasuk orang-orang yang telah memfitnah, menyiksa, menindas dan menyalibkanNya. (Daniel 9:9 pada Tuhan, Allah kami, ada kesayangan dan keampunan, walaupun kami telah memberontak terhadap Dia)
  3. Ia adalah tempat perlindungan yang paling aman. Apapun yang sedang kita alami yang membuat kita susah, khawatir dan gelisah, bawalah semuanya itu dalam doa, maka akan dicurahkanNya air sejuk yang menenangkan, sehingga kita mampu keluar dari permasalahan (2 Sam 22:3; Mazmur 35:23)
  4. Ia menyembuhkan segala sakit, bahkan penyakit yang tiada ada obatnya di dunia. Muzizatnya berlaku sejak cambuk-cambuk berduri menciptakan bilur-bilur berdarah ditubuhNya. (I Peter 2:24)
  5. Ia memberkati kita sampai keturunan-keturunan, seperti janjiNya kepada Abraham (Kejadian 22:17-18)
  6. Ia setia, meskipun kita berdosa,  murkaNya hanya berlangsung untuk sesaat, tetapi kasih-Nya yang besar selalu baru setiap pagi dan tidak pernah berakhir (Ratapan 3:23; Ibrani 10:23)
  7. Terakhir adalah,  adakah cinta yang lebih besar daripada cinta yang mengorbankan hidup demi orang yang dicintainya? Tuhan sudah melakukan itu 2000 tahun yang lalu, Ia telah mengorbankan diriNya supaya kita memperoleh hidup yang kekal (Yohanes 3:16)

Sebenarnya, tidak ada seorangpun yang perlu merasa panik apabila Roh Jiwa kita utuh (dalam Tuhan). Aku pribadi telah menjalani kehidupan sebagai ibu tunggal sejak 15 tahun yang lalu, dan so far… I am alright! Dan aku juga mempunyai kelompok teman-teman wanita yang masih menjomblo pada usia 40+ … toh ya mereka tenang-tenang saja. Memang sih tidak dipungkiri bahwa setiap orang pasti ingin mencintai dan dicintai oleh seseorang yang nyata secara fisik. Tetapi kalau waktuNya belum tiba, mau bilang apa? Mosok harus mengerutkan dahi dan memanjangkan wajah setiap hari? Itu hidup susah dong namanya! Lagian masih begitu banyak bukti tentang cinta kasih Tuhan tertulis di dalam Alkitab. Rajin-rajinlah membacanya sampai menjadi aliran sungai yang hidup dalam setiap nadi dan nafas hidup kita. YOU ARE LOVED! Lebih baik tunggu waktuNya saja. Jiayo!!

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s