SALIB BERKISAH

Posted on Updated on

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Di tengah kabut yang dingin.. Salib itu berdiri,,,
Diam…menyimpan sebuah kisah…
 
Dibuat sebagai tumpuan kaki para penjahat..
Dirinya tidaklah bernilai.., kayu bakarpun melebihinya…
 
Tetapi tanpa pernah diduganya ia mendampingi Raja Mulia
Di sepanjang Via Dolorosa…
 
Ia melihatNya dicambuk dan disiksa..
Berharap seandainya ia bisa berteriak,”Cukup!!! Hentikan!!!..”…
Namun ia hanya kayu bodoh yang diam…
Ingin ia membela… memberikan perlindungan
dibalik kekokohan tubuhnya…
berharap bisa maju berdiri menghadang para tentara
Namun ia hanya bisa diam…
 
Diam meskipun ia merasakan ketakutan dari setiap tarikan nafas dan keringatNya
Diam meskipun ia merasakan tetesan darahNya..merembes..meresap kedalam serat-serat tubuhnya..
Diam merasakan jeritan kesakitan dan kucuran darah yang keluar deras dari lubang paku di telapak tanganNya dan kakiNya..
Diam… Namun ia mulai tahu, jalan hidupnya sudah berubah…
 
Darah itu mengubahnya
Ia adalah saksi dari ketidakadilan yang lahir dari iri dan benci
dimana kuasa kegelapan melibatkan diri
Darah itu mengubahnya
Dari kayu bodoh menjadi sebuah pertanda pulihnya hubungan antara Tuhan dan manusia
Mengingatkan dihapuskannya segala dosa
 
Darah itu membuatnya mengerti
bahwa setiap perjalanan yang dilakukan bersamanya akan sukar
Walau ditengah deraan rasa sakit dan hina
walau kaki terlalu lemah untuk melangkah
Namun harus dijalani dengan penerimaan .. sampai… kedagingan itu lenyap…
Dan kebangkitan akan menyongsong kemudian ..
 
Darah itu mengubahnya menjadi salib yang berharga
Salib itulah yang harus dipikul oleh kita semua yang mengaku percaya kepadaNya
Salib itulah yang akan menjadi saksi perjalanan kita..
Salib itulah yang akan membuat kita mengalami apa yang dialamiNya
Sehingga kita menjadi serupa denganNya
Maukah kau???

 

Roma 6:5-6 

Sebab jika kita telah menjadi satu dengan apa yang sama dengan kematian-Nya, kita juga akan menjadi satu dengan apa yang sama dengan kebangkitan-Nya.  Karena kita tahu, bahwa manusia lama kita   telah turut disalibkan,  supaya tubuh dosa   kita hilang kuasanya, agar jangan kita menghambakan diri lagi kepada dosa.

god-bless-you-juely

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s