HADIAH NATAL

Posted on

 

Damai datang saat Desember menyapa, udara terasa berbeda… sejenak diingatkan seperti adegan tanpa suara…orang-orang mulai merenggangkan rutinitas, dan bersiap-siap memulai aktivitas untuk menyambut Natal dan liburan.

 

Hari kelahiran Kristus telah diidentikkan dengan  hiruk pikuk perayaan, lampu-lampu dan pakaian gemerlapan, tak lupa sang pohon dengan hiasan yang bergelantungan dan dibawahnya, kado-kado yang berserakan.

 

Jujur, bila aku mengumpamakan diriku akan terlahir sebagai Sang Kristus, aku akan menolak, akan kukatakan pada Tuhan, buat apa aku dilahirkan bila akhirnya aku harus dipermalukan, disiksa dan mati demi orang-orang yang bahkan tidak kukenal? Bahkan lahirku saja sudah dibayang-bayangi ancaman kematian. Tetapi..justru disitulah nilainya supaya kita menghargai Natal. Tetapi apakah benar bila Natal hanya dianggap sebagi satu hari besar, satu hari perayaan dan pesta pora, satu hari ke gereja untuk beribadah dalam waktu setahun? Tentu tidak.

 

Bila kita sibuk memikirkan hadiah natal untuk sanak saudara, kolega dan teman-teman, sepatutnya kita juga memikirkan hadiah yang pantas untuk diberikan kepadaNya. Mengapa? Mari kita renungkan mengapa Dia layak mendapatkannya:

1. Dialah Raja segala Raja. Jangan ragukan keberadaanNya sebagai Raja. Cendekiawan di negri Timur Tengah pada zaman dahulu itu, para ahli perbintangan, tidak kenal siapa orangtuaNya, tidak tahu di negeri mana Dia akan dilahirkan, hanya mengandalkan petunjuk sang bintang, rela melintasi gurun dalam perjalanan yang panjang, bahkan membawa persembahan berharga berupa mur, minyak dan kemenyan demi menyambut kedatanganNya.

2. Dialah Allah sang penyembuh. Jangan ragukan keilahianNya, karena Dialah orang kusta disembuhkan, orang buta melihat, orang tuli mendengar, orang lumpuh berjalan dan orang mati dibangkitkan.

3. Dialah Allah yang setia. Jangan ragukan kasihNya, karena Dia telah membuktikannya dengan penderitaannya di kayu salib, demi menyambung kembali jembatan yang hancur oleh Adam dan Hawa, yaitu jembatan yang menghubungkan manusia dan Allah.

• Karena Dia lahir…doa kita didengarkan Bapa di Surga.
• Karena Dia lahir…dosa kita disucikan.
• Karena Dia lahir…penyakit kita disembuhkan.
• Karena Dia lahir…luka kita dipulihkan.
• Karena Dia lahir…kita belajar dan mengerti tentang iman, pengharapan dan kasih.

Oleh sebab itu, hadiah Natal yang patut kita persembahkan bagi Dia adalah tubuh kita yang hidup, yang kudus dan yang berkenan, serta melakukan apa yang menjadi kewajiban kita sebagai anakNya.

 

Roma 12:1-8 dalam bahasa sehari-hari:
(1)Saudara-saudara! Allah sangat baik kepada kita, sebab itu persembahkanlah dirimu sebagai suatu kurban hidup yang khusus untuk Allah dan yang menyenangkan hati-Nya. Ibadatmu kepada Allah seharusnya demikian.(2) Janganlah ikuti norma-norma dunia ini. Biarkan Allah membuat pribadimu menjadi baru, supaya kalian berubah. Dengan demikian kalian sanggup mengetahui kemauan Allah–yaitu apa yang baik dan yang menyenangkan hati-Nya dan yang sempurna.(3) Janganlah merasa diri lebih tinggi dari yang sebenarnya. Hendaknya kalian menilai keadaan dirimu dengan rendah hati; masing-masing menilai dirinya menurut kemampuan yang diberikan Allah kepadanya oleh karena ia percaya kepada Yesus.(4) Tubuh kita mempunyai banyak anggota. Setiap anggota ada tugasnya sendiri-sendiri.(5) Begitu juga dengan kita. Meskipun kita semuanya banyak, namun kita merupakan satu tubuh karena kita bersatu pada Kristus. Dan kita masing-masing berhubungan satu dengan yang lain sebagai anggota-anggota dari satu tubuh.(6) Kita masing-masing mempunyai karunia-karunia pelayanan yang berlainan. Karunia-karunia itu diberikan oleh Allah kepada kita menurut rahmat-Nya. Sebab itu kita harus memakai karunia-karunia itu. Orang yang mempunyai karunia untuk mengabarkan berita dari Allah, harus mengabarkan berita dari Allah itu menurut kemampuan yang ada padanya(7) Orang yang mempunyai karunia untuk menolong orang lain, harus sungguh-sungguh menolong orang lain. Orang yang mempunyai karunia untuk mengajar, harus sungguh-sungguh mengajar.(8) Orang yang mempunyai karunia untuk memberi semangat kepada orang lain, harus sungguh-sungguh memberi semangat kepada orang lain. Orang yang mempunyai karunia untuk memberikan kepada orang lain apa yang dipunyainya, harus melakukan itu dengan murah hati secara wajar. Orang yang mempunyai karunia untuk memimpin, harus sungguh-sungguh memimpin. Orang yang mempunyai karunia untuk menunjukkan belas kasihan kepada orang lain, harus melakukannya dengan senang hati.


Bersosialisasi dalam masyarakat memang gampang-gampang susah. Pepatah  “Gara-gara nila setitik, rusak susu sebelanga”,  demikianlah godaan dunia seperti nila, mempunyai pengaruh untuk menodai, mempengaruhi, merusak kebiasaan-kebiasaan baik kita.  Tidak adanya suatu keharusan akan penerapan peraturan-peraturan baku sebagai patokan dasar pendidikan norma-norma, membuat manusia tidak berpikir panjang. Hidup berhura-hura tanpa makna dan tujuan, jatuh dalam jebakan narkoba, perzinahan, berdusta adalah contoh-contoh kerusakan mental yang terjadi di zaman ini.  Waspadalah, sebab satu orang pembuat masalah sanggup mempengaruhi keseimbangan hidup orang-orang yang berada didekatnya. Seperti Firman Tuhan diatas menjelaskan, selain ketaatan kepadaNya, hendaklah kita hidup dan mempergunakan talenta yang telah diberikan kepada kita secara maksimal untuk memberkati sesama. Hiduplah dengan menjaga citra sebagai anakNya, aku teringat pesan ayahku sewaktu usiaku masih remaja,”lakukanlah apa yang baik menurutmu, asal tidak mempermalukan namaku”, seterusnya aku memegang teguh amanat itu, dan berhati-hati dalam tindakan dan tingkah laku agar tidak mempermalukan citra keluarga. Apalagi sebagai pengikut Kristus, kita seharusnya lebih waspada lagi dalam bertindak, berkali-kali lebih waspada, karena sang iblis senantiasa mengintai untuk menjatuhkan iman kita.

Pilihlah untuk tidak menjadi sang pembuat masalah, tetapi jadilah sang pembawa terangKristus dengan hidup sesuai kehendakNya.

Selamat Hari Natal 2011 dan Tahun Baru 2012

Iklan

2 thoughts on “HADIAH NATAL

    […] people and self reflection.. a better me! « HADIAH NATAL Dec […]

    Suka

    Juely responded:
    Desember 14, 2011 pukul 10:50 am

    artikel ini dimuat di kanal Natal Okezone.com

    http://natal.okezone.com/read/2011/12/14/402/542068/hadiah-natal

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s